Breastfeeding Yoona

Percaya Diri bahwa ASI saya Banyak!

June 6, 2013

Belajar dari pengalaman ketika melahirkan Lana, saya tidak bisa memberikan ASI eksklusif  kepadanya, maka ketika saya mengetahui bahwa saya hamil lagi, saya langsung bersugesti positif “saya harus memberikan ASI eksklusif kepada Yoona, anak kedua saya”.

Ternyata memiliki ASI yang melimpah ruah ternyata tidak mudah ya. Panik ketika setelah proses IMD dan saat Yoona room-in dengan saya dimana saat itu mulai belajar menyusu namun ASI saya gak keluar. Stress? pasti, apalagi saya melahirkan secara c-section yang kabarnya ASI lebih susah keluar. Suami dan perawat terus memotivasi, hingga akhirnya saya merasa nyaman dan percaya diri kembali yang hingga sekarang ini dapat memberikan ASI eksklusif kepada Yoona (2,5 bulan) bahkan bisa menabung stok ASIP untuk Yoona jika saya kembali bekerja nantinya.

Sebagai orang awam tentang ASI, yang hingga saat ini masih terus belajar tentang ASI, saya mau share sedikit tentang persiapan saya sebagai ibu menyusui baik ketika saya masih hamil hingga saat ini agar kuantitas dan kualitas ASI optimal:

  1. Persiapan psikologis. Sejak mengetahui saya hamil lagi, saya selalu percaya diri dan bersugesti bahwa saya bisa memberikan ASI eksklusif untuk bayi saya nanti. Hampir tiap malam sebelum tidur, saya mengelus perut sambil berkata dalam hati “nak, nanti menyusunya pintar ya, minumnya banyak”. Menurut saya persiapan psikologis ini yang paling penting, bagaimana Seorang ibu harus memiliki rasa kepercayaan diri yang tinggi bahwa ia nantinya bisa dan harus mau untuk menyusui bayinya.
  2. Membersihkan payudara, cukup dengan kapas yang sudah direndam di air hangat
  3. Membaca artikel tentang ASI, manfaat ASI untuk bayi ataupun untuk urban mama sendiri, ini bisa menambah kepercaya diri loh Ma!
  4. Susui bayi sesering mungkin, karena isapan bayi meransang produksi ASI. Jangan menunggu payudara bengkak / kencang. Nah bisanya kalau bayi tertidur atau tidak ingin menyusu sementara ASI saya sudah mulai kencang, saya biasanya memompa.
  5. Memilih makanan yang berkuah
  6. Banyak minum air putih
  7. Sering-sering menyusui malam hari karena dapat meningkatkan hormon prolaktin yang mampu meningkatkan produksi ASI
  8. Kalau keluar rumah yg kebetulan bayi tidak ikut, jangan lupa membawa alat breastpump dan apron. Saat ini sudah banyak perlengkapan ASI yang memberikan kemudahan bisa menyusui dimana saja dan kapan saja.
  9. Group support. Jika ada masalah tentang ASI atau puting, jangan malu bertanya kepada teman yg sedang atau pernah menyusui.

IMG_0358

IMG_0303

Semangat menyusui untuk Mama semuanya. Happy breastfeeding, mari kita menikmati Blessing moment ini. Aroma ASI di mulut bayi berasa surga bukan?

You Might Also Like

1 Comment

  • Reply resna June 8, 2013 at 2:47 pm

    Bener banget tuh peh :) gw sih dari hamil sampe nyusuin suka sok pede aja asinya cukup buat eisha. Dan syukurnya 1 thn pertama ternyata cukup banget, ampe bisa donor segala.
    Yoona udh bisa ketawa seru gitu yah..lucuuu…mirip lana yah.

  • Leave a Reply

    %d bloggers like this: