Lana Stories Tips

Pencegahan Dermatitis Atopik

June 27, 2016

Saya ingat sekali beberapa tahun lalu, saat itu usia Lana sekitar 3 (tiga) tahun, dia terkena dermatitis atopik atau yang biasa dikenal dengan eksim susu. Dermatitis atopik adalah radang kulit berulang yang disertai gatal pada bayi dan dan anak. Kelainan kulit berupa bintil-bintil kemerahan, gatal, yang kemudian bila berlangsung lama (kronik), kulit menjadi kering, bersisik, luka-luka atau menebal dan menjadi kehitaman. Lana memang memiliki kulit yang sensitif. Menurut dokter Mira Ikawati, Sp.KK yang memeriksa Lana saat itu, kelainan kulit ini bisa disebabkan oleh alergi, baik alergi makanan atau turunan, atau disebabkan karena infeksi atau jamur. Oiya, ayahnya Lana memang memiliki riwayat alergi turunan, jadi mungkin saja ini menurun kepada Lana.

IMG_3952

Kelainan kulit ini juga bisa disebabkan oleh alergi debu, tanah, ataupun binatang yang berbulu. Saat itu bagian tubuh yang terkena dermatitis atopik adalah telapak tangan bagian dalam dan muka. Bentuknya berupa bintik-bintik kecil kemerahan, agak berair, gatal dan kemudian kering bersisik. Menurut dokter Mira, ini gak perlu dikhawatirkan karena bukan sesuatu yang berbahaya buat sikecil, saya diminta untuk menjaga agar selalu memperhatikan kebersihan kulit Lana, menghindari faktor yang bisa menyebabkan kelainan kulit ini kambuh.  Tetapi ya sebagai seorang ibu, tetap saja saya khawatir. Biasanya dermatitis atopik ini akan menghilang saat anak usia menginjak 10 tahun.

Dokter Mira pun memberikan saya beberapa tips untuk menjaga agar dermatitis atopik ini tidak kambuh atau menjalar ke bagian tubuh yang lain, serta beliau juga memberikan resep obat salep/krim dan Lactacyd Baby. Tips pencegahannya antara lain:

  1. Selalu menjaga kebersihan tubuh, mencuci tangan dengan sabun setelah bermain ataupun setelah memegang sesuatu yang dapat mencetus munculnya iritasi
  2. Mandi dengan air hangat serta menggunakan sabun khusus bayi, saya disarankan menggunakan Lactacyd Baby. Caranya: tuang 3-4 sendok teh (atau sekitar @5ml) Lactacyd Baby ke dalam wadah mandi, kemudian mandi seperti biasa, gosok dengan lembut dan bilas hingga bersih.
  3. Mengoles krim yang sudah diresepkan oleh dokter sampai bintik-bintik merah sembuh. Jaga kulit tetap lembab.
  4. Hindari makanan yang dapat memicu kambuhnya dermatitis atopik.
  5. Hindari cuaca panas yang berlebihan atau banyak berkeringat, jika anak sudah mulai banyak berkeringat segera ganti pakaian dengan pakaian yang bersih dan nyaman.

IMG_3951

Meski eksim susu ini tidak pernah muncul lagi, saya pun tetap peka, waspada dan selalu melakukan pencegahan hingga saat ini. Setiap hari saya selalu mengencerkan Lactacyd Baby ke dalam wadah mandi anak-anak, Lana dan adiknya Yoona untuk mencegah terjadinya iritasi atau kelainan kulit lainnya di kemudian hari. Kebayang kan sudah berapa tahun menggunakan Lactacyd Baby ini. Sayapun tidak khawatir menggunakan Lactacyd Baby setiap hari karena Lactacyd Baby ini terbuat dari ekstrak susu dan diformulasikan dengan pH yang tidak pedih di mata. Akhirnya ketika Yoona, adiknya Lana juga lahir, sejak bayi saya menggunakan Lactacyd Baby. Oiya Lactacyd Baby ternyata bisa juga lho digunakan sebagai shampoo untuk merawat kulit kepala. Praktis ya.

IMG_3955

Nah, jika mama tiba-tiba melihat ada beruntusan merah, kering pada kulit bayi dan anak, jangan langsung panik ya, mama sebaiknya cari informasi dulu, bisa googling dulu, cari nama alergi, iritasi, kalau perlu cek secara details gambarnya dan cocokan sama yang terjadi pada anak. Cari tahu nama alergi atau kelainan kulitnya, cari info sebanyak-banyaknya sebagai bahan diskusi jika bertemu dengan dokter kulit nantinya. Jangan lupa saat memandikan anak, gunakan Lactacyd Baby ya.

 

 

 

You Might Also Like

4 Comments

  • Reply Cindy Vania June 30, 2016 at 11:31 am

    Tips mama ipeh lengkap deh!
    Lactacyd Baby ini emang oke banget yaaa :)

    • Reply Ipeh July 1, 2016 at 9:19 am

      Thanks cindy. Iya Lactacyd Baby oke banget, dan semakin yakin karena dokter kulit pun merekomendasikan.

  • Reply echaimutenan July 19, 2016 at 12:56 pm

    Raffi kemaren gegara debu dan tungau huhuhu berasa banget ngilanginnya. aku juga pakai ini dibantu krim dokter buat ilangin bekas yang peer banget. tapi lumayan lah dripd sebelumnya

  • Reply cara mengobati eksim September 7, 2016 at 2:26 pm

    selalu menjaga kebersihan memang sangat penting,, supaya bisa terhindar dari penyakit…

  • Leave a Reply

    %d bloggers like this: