Tips

Menata Ulang Interior Rumah

July 25, 2016

Menyambut hari raya Idul Fitri kemarin, saya dan suami menata ulang beberapa perabot dan furnitur yang ada di rumah. Awalnya kami  berencana untuk mengecat ulang dinding luar dan dalam rumah dan merenovasi dapur, namun karena anggaran sangat terbatas, akhirnya kami hanya menata ulang beberapa furnitur dan perabot yang ada sekarang.

Saya dan suami selalu berupaya bagaimana menciptakan rumah mungil kami sebagai rumah yang nyaman, khususnya untuk anak-anak kami, Lana dan Yoona. Bagi saya, rumah yang nyaman syaratnya sederhana: bersih dan rapi. Rumah saya termasuk rumah mungil dengan luas bangunan sekitar 45 m2. Di rumah hanya ada ruang keluarga, kamar utama, kamar anak, dapur, serta kamar mandi. Tidak ada ruang tamu di rumah. Memasuki rumah, langsung menemui wall shelves dan beberapa rak, drawer, dan satu sofa. Area tersebut merupakan ruang keluarga bagi saya dan keluarga.

Karena keterbatasan area, kamipun harus pintar memilih cat dinding, furnitur dan perabot rumah. Beberapa perabot dan furnitur di rumah berwarna putih dan krem, begitu pula dengan cat dinding rumah yang berwarna putih untuk menciptakan kesan luas dan membantu memaksimalkan pencahayaan.

Berikut beberapa tips praktis menata ulang interior rumah agar terlihat menarik dengan budget terbatas:

  • Mengubah posisi perabot rumah.  Kami mencoba mengubah letak drawer, rak, kursi dan sofa untuk menciptakan suasanya yang berbeda. Jangan lupa untuk membersihkan perabot atau furniture yang masih layak pakai agar kondisinya kembali seperti baru. Seperti drawer yang ada di rumah, karena warna kayunya sudah mulau pudar, kami pun mengecat ulang dan terlihat seperti baru lagi.
  • Pemilihan furnitur. Gunakan furnitur, perabot dan aksesoris yang sesuai dengan kebutuhan. Jangan menggunakan furnitur secara berlebihan karena akan menimbulkan kesan sempit. Saya lebih memilih perabot rumah berbentuk sederhana, berukuran kecil dan berwarna putih. Jangan lupa melakukan sortir barang, furnitur atau perabot yang ada di rumah. Jika sudah tidak terpakai, urban mama bisa memberikan kepada orang lain atau menjualnya kembali.
  • Supaya ada sentuhan alam hijau dan segar, saya meletakkan beberapa tanaman dalam pot atau bunga di dalam rumah. Tanaman juga dapat berfungsi sebagai penyaring udara alami.
  • Manata ulang posisi pajangan, foto-foto dan hiasan lainnya agar terlihat beda dipandang.
  • Untuk dapur, saya memilih beberapa rak gantung yang menempel di dinding. Saya sangat meminimalisir peralatan dapur yang disimpan di atas meja dapur agar dapur tidak terlihat sempit.

Namun hal terpenting dalam menata rumah adalah selalu menjaga kebersihannya. Menurut saya, jika rumah atau ruang apapun di dalam rumah tidak diperhatikan kebersihannya, tatanan interior yang bagus dan indah akan menjadi sia-sia. Karena rumah yang nyaman adalah rumah yang rapi dan bersih. Setuju? :)

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: