Lana

Lana dan Fresh Milk

June 23, 2010

Ketika Lana memasuki usia 12 bulan, saya googling mengenai susu yang ‘baik’ untuk anak berusia 1 tahun & hasilnya adalah Fresh Milk baik susu UHT maupun Pasteurisasi. Awalnya saya sangat awam tentang fresh milk ini, apalagi istilah UHT & pasteurisasi, yang saya tahu susu UHT adalah susu yang kemasannya kotak yang biasa saya minum jaman kuliah dulu :).

Untuk anak yang sudah berusia setahun, sebenarnya susu bukan lagi menjadi makanan utama buat mereka, tidak seperti ketika MPASI dimana ASI/susu adalah makanan pokok. Pada prinsipnya untuk anak usia > 1 tahun, nutrisi utama yang diambil dari susu adalah kalsium, sedangkan zat-zat gizi lainnya seharusnya diperoleh dari sumber utamanya. Seperti serealia berikut produk turunannya. Mie, roti  dan umbi-umbian untuk karbohidrat. Telur, daging, unggas dan ikan untuk hewani. Kedelai dan produk turunannya untuk protein & lemak. Tahu dan tempe untuk protein nabati. Sayur dan buah-buahan untuk vitamin & mineral.

Seperti yang saya kutip dari beberapa blog mengenai susu dibawah ini.

Terdapat dua jenis susu, yaitu susu bubuk / susu skim (susu formula) & susu cair (pasteurisasi/UHT). Perbedaannya terletak dari proses pembuatannya.

Susu skim adalah susu bubuk tanpa lemak yang dibuat dengan cara pengeringan. Untuk menghilangkan sebagian air & lemak tetapi masih mengandung laktosa, protein, mineral, vitamin yang larut lemak & vitamin yang larut air (B12). Susu skim sebenarnya tidak ditujukan untuk anak karena telah dihilangkan sebagian lemak susunya. Namun dapat saja diberikan pada anak yang obesitas karena mengandung nilai kalori hanya 55 persen dari seluruh energi susu.

Susu UHT (Ultra High Temperature) adalah susu yang disterilisasi dengan suhu tinggi (135 -145 derajat Celsius) dalam waktu yang singkat selama 2-5 detik. Pemanasan ini bertujuan untuk membunuh seluruh mikroorganisma (baik bakteri pembusuk maupun patogen) & spora. Waktu pemanasan yang singkat dimaksudkan untuk mencegah kerusakan nilai gizi susu serta untuk mendapatkan warna, aroma & rasa yang relatif tidak berubah seperti susu segar. Kesegaran susu akan terasa nikmat jika segera diminum.

Susu UHT direkomendasikan untuk anak usia 12 bulan ke atas. Pasteurisasi (yang dinamakan sesuai dengan penemunya, Louis Pasteur) adalah suatu proses memanaskan produk (dalam hal ini, susu) dibawah titik didihnya, dengan tujuan untuk membunuh semua mikroorganisme pathogen.  Selain membuat susu menjadi aman dikonsumsi manusia, pasteurisasi juga akan memperpanjang umur simpan dari susu karena sebagian bakteri perusak/pembusuk susu juga mati.  Pasteurisasi susu dapat dilakukan secara LTLT (Low Temperature, Long Time) maupun HTST (High Temperature, Short Time).  Pasteurisasi LTLT artinya, susu dipanaskan pada suhu 63 oC selama 30 menit.  Sedangkan pasteurisasi HTST adalah memanaskan susu pada 72 oC selama 16 detik, setelah itu susu didinginkan hingga 4 oC.

Umur simpan susu UHT ini jauh lebih panjang dari susu pasteurisasi, bisa tahan selama 6 bulan tanpa refrigerasi (pendinginan).  Tetapi ini hanya berlaku untuk susu UHT yang kemasannya belum dibuka.  Begitu kemasannya dibuka, susu UHT akan mudah terkontaminasi dengan bakteri pembusuk.  Oleh karena itu, setelah dibuka susu harus disimpan di dalam refrigerator/lemari es (suhu 3-5 oC) & sebaiknya segera habiskan dalam jangka waktu 7 sampai 10 hari.  Selain umur simpan, perbedaan antara susu pasteurisasi dengan susu UHT terletak pada rasa.  Susu UHT memiliki cita rasa yang lebih ‘matang’ dari susu pasteurisasi.

Saya memperkenalkan susu UHT plain pertama kali-nya ke Lana saat usianya 13 bulan. Awalnya sih ditolak, kadang dilepehin. Tapi selalu saya cobain (untungnya dia gak kapok) & mungkin penasaran dengan sedotannya (baca: mainin sedotan). Dan alhamdulillah beberapa hari kemudian berhasil, karena saya tetep kekeuh gak ngasih susu formula. Berhasil diminum & dimainin kotak susunya, sampe susunya meleber. Akhirnya saya pun memutuskan Lana minum susu pake gelas & sedotan. Tapi sekarang sih totally minum susu udah dari kotak susu UHT-nya langsung, kecuali kalo lagi tidur malam & kebangun minta susu, nah ini masih pake botol. PR besar saya nih, menghilangkan kebiasaan minum susu pake botol.

Sayangnya masyarakat kita masih sangat terobsesi dengan susu skim, susu pertumbuhan. Apalagi susu formula dengan merk tertentu & terkenal pulak, belum lagi harganya yang lumayan merogok budget belanjaan tiap bulannya (pengalaman sih sebenarnya waktu Lana < 1 tahun selain ASI dibantu sufor juga). Sebagian masih berasumsi kalau semakin mahal susu semakin bagus untuk pertumbuhan anak. Mungkin masih ada kaitaannya dengan prestige kali yak. Tapi menurut saya susu apapun itu, ASI, susu perah sapi, kambing bentuknya pasti cair. Apalagi setelah membaca thread UHT di TUM & sharing dari teman-teman kalo di luar neger, orang kenalnya susu cair bukan susu bubuk. Tapi sayang sebagian masyarakat kita, masih memandang aneh kalo balita minum susu UHT, apalagi anak yang seumuran Lana.

Pernah kejadian waktu Lana lagi jalan sore dekat rumah, kebetulan Lana jalan sambil minum susu, ada Ibu tetangga (anaknya 4 loh) negur saya & bilang “kok Lana minum susu gituan, kan ada pengawetnya”. Pernah pula lagi ngumpul sama teman & kebetulan dia juga punya anak seumuran Lana & nanyain kalo sekarang Lana minum susu apa, ya saya jawab UHT plain tapi kadang minum yang rasa coklat / vanilla, dia balik nanya “emang boleh ya anak minum susu gituan?”.

Tapi, dengan Lana minum fresh milk ini, beban kerja saya sedikit berkurang, cuci botol sekali doang, gak perlu repot rebus botolnya lagi. Dan tentunya susunya jauh lebih murah dibanding sufor Lana waktu usia < 1 tahun  & sangat cocok untuk saya & suami yang suka kelayapan bawa Lana, gak perlu repot bawa milk container, termos & botol, cukup bawa 1-2 kotak susu di tas, kalau kurang tinggal beli di warung.

You Might Also Like

9 Comments

  • Reply cizkah June 23, 2010 at 9:34 am

    Anehnya peh, dulu pas Ziyad diare, aku tanyain ke dokter (spesialias anak), apa gpp gitu minum susu lagi mencret gitu (kalo orang gede kan malah krucuk2 gak karuan kalo minum susu lagi diare). Trus, gpp kalo susu biasa (susu skim maksudya). Kalo yang cair itu kan banyak pemanisnya. He…

    Apa aku yang salah tangkep ya? Ziyad juga pas awal gak suka susu skim, trus aku kasih UHT Ultra, tapi karena abis 1 liter sehari (udah mo 3 th soalnya), akhirnya balik lagi ke skim.

    Mungkin maksud dokternya yang model2 susu milkuat yg seribuan itu kali ya?,

    • Reply Ipeh June 23, 2010 at 9:18 pm

      @cizkah, klo baca di ingridients-nya susuUHT plain (UltraJaya) 100% freshmilk, kecuali klo yg berasa kali ya kaya coklat, stroberi, vanila soalnya ditambahin perisa makanya manis dan ada rasanya. UltraJaya & Indomilk meskipun sama2 freshmilk & UHT tp indomilk lebihmanis loh rasanya dibanding UHT, apalgi kaya FrisianFlag lebih manis rasanya. Yg dimaksud dgn dsa-nya susu seperti ini kali ya :)
      Alhamdulillah klo Lana setelah minum UHTplain ini malah pupinta teratur loh dan bentuknya (maap) lebih bagus

  • Reply otty June 30, 2010 at 11:48 pm

    Duh liat foto Lana pengen gue uyel2 gemessss *dikemplang Ipeh* :p

    Iya bu, ada yang ngeluarin uang buat susu pertumbuhan 2.5jt/bulan :D Susu UHT dianggap bukan susu “betulan”. Alhamdulillah yang udah melek informasi ya, ga terima “doktrin” jaman dulu mentah2 n mau nerima input baru (sambil menyelamatkan dompet) :)

    • Reply Ipeh July 1, 2010 at 12:24 am

      Otty…syukurlah kita termasuk ‘ibu gaul’ ya, hehee. Lumayan ngirit banget pake UHT, budget susu berkurang 70% :)

  • Reply DEWI May 1, 2011 at 8:23 am

    Cerita ibu2 kok beda dgn keponakan2ku ya? Mereka kok hrs nunggu umur 7-8th baru bisa minum UHT? Mereka jadi mencret dan batuk2 tiap minum UHT. Makanya kita dimarahi DSA nya.

    • Reply Ipeh May 7, 2011 at 12:40 pm

      oh yaa? mungkin krn gak cocok moms. alhamdulillah Lana sejak >12mos udah minum susu ini sampe skarang cocok-cocok aja, malah suka :)

      • Reply Eni July 3, 2015 at 4:13 am

        Bunda Ipeh,saya cobain anak sy minum susu uht,dari yg cuman dimainin sedotannya sampe skrg dia mai nyedot..tp i masih was was tu..coz di kemasan teertulis buat anak umur 2- 6 th (anak sy 1 th 2 bln) sy pake susu nya ultra**** mimi pdhl..adakah susu uht yg khusus buat anak umur 1 th ya ?

        • Reply Ipeh August 14, 2015 at 7:39 am

          Maaf baru jawab pertanyaannya. Bener kok ma, susu UHT khusus untuk >1tahun dan sebaiknya dikenalin rasa yg plain dulu. Biasanya dikemasan susu UHT tercantum usia 2 tahun karena khusus untuk anak <2 tahun masih dianjurkan untuk mendapatkan ASI/ASIP.

  • Reply fikry January 8, 2013 at 1:54 pm

    tp jangan buang sampah sembarangan ya… klw bisa bekas kemasan susunya di daur ulang..

  • Leave a Reply

    %d bloggers like this: