Family

Keterlibatan Ayah dalam proses Belajar Anak

September 28, 2016

Sejak memiliki anak, saya dan suami sepakat untuk terlibat bersama dalam mengurus dan membesarkan anak, meskipun secara kuantitas saya lebih banyak waktu bersama dan dekat dengan anak dibanding suami saya, karena dia setiap hari harus berangkat ke Jakarta untuk bekerja. Tidak pernah terbayang jika tidak ada Iyay ketika kami melewati bulan-bulan pertama setelah saya melahirkan. Iyay lebih dahulu mahir menggendong bayi dibanding saya. Iyay yang selalu membantu saya membenarkan posisi saya ketika menyusui. Iyay yang selalu menyemangati saya dalam menyiapkan ASIP ketika saya harus bekerja. Iyay yang selalu sigap mengganti diapers anak-anak, memandikan mereka.

Bahkan hingga saat ini, suami selalu menyempatkan mengantar anak-anak sekolah di pagi hari, sebelum berangkat ke stasiun untuk menuju Jakarta. Menurutnya, dia hanya ingin menghabiskan waktu di pagi hari, sarapan bersama anak, mengantarkannya ke sekolah, memberikan senyum dan memeluknya sebelum berpisah dan berangkat kerja, karena malam hari ketika dia pulang ke rumah, kerap kali anak-anak sudah tertidur lelap. Suami selalu memperliatkan komitmennya bahwa peran kami berdua sangat penting untuk proses tumbuh kembang anak-anak, Lana dan Yoona.

kanzler

Satu momen yang tidak pernah terlupakan oleh saya pribadi, ketika saya harus ke Singapura beberapa hari di tahun 2013 lalu. Saat itu, putri kedua saya Yoona masih berusia 8 bulan. Awalnya saya ragu dan khawatir meninggalkan Yoona yang masih menyusui saat itu, apalagi kami tidak memiliki ART yang menginap, hanya ada suami dan kedua anak saya di rumah.

Namun Iyay memberikan pengertian dan menenangkan saya bahwa selama saya pergi, semuanya akan baik-baik saja: You trust me, katanya dia saat itu. Sejak berada di Singapura, saya menelpon suami, bertanya kondisi anak-anak. Dan ketika saya bertanya kondisi Yoona malam pertama saat saya tinggalkan, Iyay menjawab: Yoona anteng bun, nyenyak. Lega rasanya. Namun ternyata Iyay tidak berkata jujur saat itu, saya mengetahui dari anak sulung saya ketika sudah berada di rumah, bahwa malam pertama ketika saya di Singapura, ayah membawa Lana dan Yoona berkeliling naik mobil karena Yoona saat itu rewel dan gelisah, dan mereka kembali ke rumah ketika Yoona sudah tertidur lelap. Sedih dan terharu rasanya.

Saat ini, anak-anak kami sudah memasuki usia sekolah. Lana kelas 2 SD dan adiknya Yoona kelas PlayGroup. Saya dan suami membagi tugas untuk mendampingi Lana belajar di usia SD saat ini: saya bertugas menemani dan mendapampingiΒ Lana dalam hal pendidikan agama seperti mengaji dan tahfiz, suami saya mendampingi Lana dalam mengerjakan tugas sekolah di akhir pekan, seperti mengerjakan Home Challenge. Iyay pun selalu mengontrol hafalan kakak sudah sampai surah apa, Salam Quran di sekolah sudah sampai halaman berapa.Β Entah kenapa, Iyay bisa lebih sabar, tenang dan kreatif ketika mendampingi Lana belajar di rumah, mengerjakan soal bersama. Lana pun lebih terlihat bersemangat dan bahagia belajar bersama ayahnya.

Saya pernah membaca sebuah hasil penelitian mengatakan bahwa terdapat dampak positif pada anak yang mendapatkan bimbingan langsung dari ayahnya dalam proses belajar, yang mencakup perkembangan fisik, emosi, kognitif dan kebiasaan atau sikap anak. Ada keterkaitan antara keberhasilan akademis anak di sekolah dengan kedekatan anak terhadap ayahnya. Bahkan di penelitian lain menunjukkan bahwa IQ yang dimiliki anak yang berinteraksi dengan ayahnya lebih tinggi dibanding anak yang kurang berinteraksi dengan ayah.

file-1

Baca penelitian di atas, ternyata peran ayah luar biasa ya. Bersyukur Iyay selalu siaga dalam hal ini, selalu memperlihatkan komitmennya dan selalu ada buat saya dan anak-anak. We love you Ayah!

 

You Might Also Like

1 Comment

  • Reply Ayu November 6, 2016 at 1:19 pm

    Huhuhu… pengen nangis bacanya, secara Andi berlayar, jadi satria sering jauh dari papanya, makanya seneng bacanya ngeliat kebersamaan ayah sama anak, tapi bener lhoo Mbak Ipeh quality time ayah sama anak itu perlu banget :)

  • Leave a Reply

    %d bloggers like this: