Education Stories

Kelas Inspirasi Bogor (Persiapan)

November 19, 2015

Meski tanggal 28 Oktober sudah lewat tetapi kesan dan pengalamannya masih terasa hingga saat ini. Senang sekali tahun ini bisa berpartisipasi di #KIB3 (Kelas Inspirasi Bogor ketiga). Sebenarnya pengen ikutan dari tahun kemarin, namun saya daftarnya telat. Oke saya jelasin sedikit tentang KIB ini ya, Kelas Inspirasi adalah sebuah gerakan para profesional turun ke Sekolah Dasar (SD) selama sehari, berbagi cerita dan pengalaman kerja, memberika motivasi meraih cita-cita untuk anak-anak SD. Intinya menularkan semangat, motivasi dan mimpi untuk mengejar cita-cita di masa yang akan datang. Informasi lengkap mengenai Kelas Inpirasi Bogor bisa cek di sini.

Tahun ini saya pun ikut mendaftar secara offline, saya daftar menjadi relawan inspirator saat saya dan teman-teman Bogor Runners berpartisipasi saat KIBRun di Lapangan Sempur Bogor beberapa waktu yang lalu. Setelah mendaftar offline, beberapa minggu kemudian datanglah email pengumuman bahwa saya diterima menjadi inspirator, saya bekerja sebagai Business Development diminta untuk cuti sehari, datang ke SD dan mengajar dan berbagi tentang profesi saya, tanpa melibatkan kepentingan apapun di dalamnya. Kenapa? karena ini murni gerakan non profit, gerakan inspirasi dengan tujuan berbagi mimpi untuk anak-anak Indonesia. Saya excited banget. Saya pun diundang untuk ikut briefing #KIB3 ini. Briefing dilakukan agar para inspirator, fotografer dan videografer yang diterima #di KIB3 bisa bertemu dengan teman-teman kelompoknya, fasilitator, dan mendapatkan sedikit gambaran mengenai proses belajar mengajar nantinya. Saya kebagian kelompok 2 bersama 7 teman relawan lainnya. Sayangnya beberapa hari menjelang hari H, ada dua relawan yang mengundurkan diri. Oiya, kami di kelompok 2 menamakan diri Chibi-Chibi Syar’i, karena semua relawan adalah perempuan dan berjilbab :)

Briefing diadakan pada hari Sabtu, 17 Oktober 2015 di IICC IPB Botani Square Building Lt.2 Jalan Pajajaran. Briefing dimulai pukul 13.00wib. Ternyata ada beberapa teman yang saya kenal juga ikut berpartisipasi di #KIB3 ini, ada Dieta dan Age, Pak Amung, mbak Wulan dari teman Bogor Runners. Kami bertemu di sana. Saat briefing dimulai, seluruh peserta dan panitia diminta untuk berdiri dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Acara dipandu oleh MC dan dilanjutkan sambutan oleh ketua panitia. Ada 7 sikap dasar yang harus disiapkan/disadari oleh setiap relawan:

  1. Sukarela. Semua pihak yang terlibat mengikuti Kelas Inpirasi harus penuh dengan kerelaan hati, tanpa paksaan baik sekolah maupun relawan/penggiatnya
  2. Bebas Kepentingan. Seperti yang saya info di atas, kegiatan ini bebas dari relasi dengan perusahaan/institusi, tempat kami bekerja. Satu-satunya kepentingan yang ada adalah demi masa depan anak-anak Indonesia.
  3. Tanpa Biaya. Tidak ada biaya, baik yang dipungut oleh relawan, sekolah atau siapapun.
  4. Siap belajar. Bersikap terbuka dan saling belajar, baik sekolah/relawan/penggiat dan semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini.
  5. Terjun langsung. Para pegiat dan pihak sekolah selalu siap terjun langsung, fokus pada aksi dan dampak bagi siswa dan kemajuan sekolah. Kesiapan juga dibuktikan ketika para relawan cuti pada hari H dan siap untuk berkorban berbagai hal sebelum hari H.
  6. Siap bersilaturahmi. Para relawan dan sekolah terbuka saling rendah hati, tulus untuk terus menjalin silaturahmi demi kemajuan sekolah dan pendidikan bersama
  7. Tulus. Semua pihak percaya bahwa ini bukan tentang diri relawan, bukan tentang para pengurus sekolah tetapi demi anak-anak Indonesia yang akan lebih percaya diri dan siap berjuang menyongsong cita-cita.

Sebelum kami turun langsung pada hari Rabu, 28 Oktober 2015 mendatang, kami sepakat untuk melakukan survey sekolah. Kami di kelompok 2 kebagian SDN Bendungan 1 Ciawi. Kamipun membuat group whatsapp untuk memudahkan kami relawan di kelompok 2 berkomunikasi. Sabtu pagi, 21 Oktober kami pun survey ke lokasi. Saya membawa Lana dan Yoona ikut serta. Akses menuju SDN Bendungan 1 juga cukup mudah. Kami berbincang-bincang dengan para pengajar mengenai jumlah siswa, latar belakang siswa, kondisi sekolah dan sebagainya. Kamipun ikut senam kesegaran jasmani bersama teman-teman siswa di sana. Seru. Setelah itu kami disambut dengan pihak sekolah dengan sangat baik. Kami pun memperkenalkan diri.

Setelah survey sekolah, barulah kami menyiapkan perlengkapan pengajaran. Menyiapkan banner, pohon cita-cita, snacks, tanda pengenal, konsep ice breaking, dsb. Kami masing-masing diminta untuk membuat lesson plan (rencana pengajaran). Kamipun membagi tugas dalam kelompok mengenai giliran mengajar hari H nanti berdasarkan jumlah relawan. Pembagian tugas ini disesuaikan dengan alokasi waktu mengajar yang telah disepakati dengan pihak sekolah. Kami kebagian 45 menit untuk setiap relawan dalam mengajar setiap kelas.

SDN Bendungan 1 Ciawi terletak pas di sebelah proyek hotel Harvest Aston Puncak. Sekolah sederhana ini memiliki siswa sekitar 260 orang. Gedung kelas hanya terdiri lima kelas, sehingga ada satu kelas yang harus masuk siang. Senang rasanya bisa melihat kondisi langsung sistem pengajaran yang ada di sekolah tersebut, tak sabar bercerita hari H saat Kelas Inpirasi Bogor 3 berlangsung tanggl 28 Oktober kemarin. Saya tulis di judul terpisah ya supaya gak kepanjangan dan bosan bacanya :)

 

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: