The Urban Mama

Kamus besar dan keluarga baru bernama “The Urban Mama”

December 10, 2010

TUM? Jadi inget pertama kali join TUM karena suami saya, Iyay. Yaah, setelah sedikit dipaksa oleh Iyay, akhirnya saya pun join dengan forum ini dan sekarang? Saya jatuh cinta. Saya agak sering maksa ke temen, sodara untuk ikutan dengan satu alasan biar saya dan teman menjadi paling pinter dalam mengurus anak dan keluarga. Sombong banget ya kedengarannya? Tapi ini realita. Saya inget banget, teman saya nelpon cuma ingin nanya “Breast pump yang bagus apa ya, Peh? Peh, Ratu pupinya encer banget, kadang bisa sampai 5 kali sehari, kenapa ya?” atau “Baby bisa berenang mulai berapa bulan ya Peh?” Ah saya serasa dokter anak dan ahli produk bayi. Padahal saya mengenal dan tau istilah-istilah parenting itu dari TUM, The Urban Mama dimana saya dan suami menganggap bahwa TUM adalah kamus besar keluarga kami. Saya banyak belajar dari TUM, dari urban mama semuanya. Belajar bagaimana menjadi seorang Ibu yang terbaik untuk Lana, menjadi perempuan super dalam keluarga, menjadi seorang yang sangat produktif.

Ibarat sebuah kamus besar, TUM adalah sumber rujukan, setiap pemasalahan tentang parenting, buka TUM pasti ada penyelesainnya. Saya inget ketika Lana kena batuk pilek, mencoba membuka thread baru dan bertanya, beberapa menit kemudian ada yang menjawab pertanyaan saya. Nanya tentang pasta gigi yang aman untuk anak usia setahun dan belom bisa spitt, langsung dijawab juga. TUM serasa menjawab semua permasalahan saya tentang anak, kapanpun di manapun. Tidak ada yang menggurui, menyalahkan atau menghakimi, semuanya memberikan masukan yang sangat informatif. Satu lagi, TUM kadang menjadi ‘racun’ buat saya. Bagaimana saya teracuni dengan product review dari mama Thalia tentang Stroller MacLaren Volo. Alhasil, saya dari Bogor menjelajahi beberapa mall dan ITC untuk mencari yang namanya Volo itu. Teracuni untuk selalu ikutan kopdar alias banci kopdar. Ini adalah moment yang paling seru karena bisa kenal urban mama yang kece yang menjadi anggota TUM dan bisa dapat voucher atau hadiah, yaaaayy :)

Selain menjadi kamus besar, TUM adalah tempat saya menemukan teman baru. Pada saat status saya masih sebagai FTM (Full Time Mom), sebagian besar waktu saya dihabiskan di rumah untuk mengurus anak dan rumah tangga. Otomatis, kegiatan bersosialisasi saya berkurang. Komunikasi dengan teman-teman lama pun berkurang atau bahkan terhenti. Tapi setelah bergabung dengan TUM, saya mendapat dan menemukan teman dan sahabat baru.

Saya tidak pernah menyangka akan mengenal seorang Ninit Yunita, idola saya dari jaman kuliah dan diajakin ikut serta dalam acara TUM ala Chef. Saya juga gak pernah tau dan kenal dengan Thalia, nama yang tidak asing bagi saya karena suami saya sudah mengenal dan mengidolakan Thalia dan suaminya dari dulu, dan ternyata setelah mengenalnya, tidak heran kenapa suami saya mengidolakan mereka. Saya sangat senang dan bersyukur mendapatkan teman baru lewat media online bernama TUM. Kesenangan itu semakin bertambah ketika TUM mengadakan Kopdar (Kopi Darat) resmi, ini artinya saya bisa bertemu dan bercengkrama langsung dengan teman-teman satu forum. Selain saya, Lana pun bisa berkenalan dengan teman-teman seumurannya.

Tidak bisa saya pungkiri, kehadiran TUM selain sebagai kamus besar bagi saya dan keluarga, TUM juga telah merubah pola pikir saya dalam membimbing dan membesarkan Lana dan… TUM memberikan saya keluarga baru.

Happy birthday TUM :)

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply

%d bloggers like this: